Trend green coffee bean atau kopi hijau semakin melejit dimasyarakat karena jenis kopi yang beda dengan kopi biasa ini disebut-sebut memiliki manfaat ajaib untuk membantu proses penurunan berat badan dengan cepat. Bahkan yang saya amati tidak sedikit blog-blog dan website yang memuat artikel seputar manfaat kopi hijau yang bisa melangsingkan tubuh tanpa diet ketat, olahraga, serta merubah pola hidup. Selain itu, banyak juga blog-blog dan website yang menyatakan bahwa green coffee adalah hoax karena tidak ada bukti ilmiah yang kuat bahkan dainggap membahayakan kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Pro dan kontra green coffee membuat sebagian orang bingung terutama mereka yang memiliki keluhan berat badan atau . Mau mencoba ragu, gak dicoba penasaran karena mungkin salahsatu dari teman, sodara, kerabat, bahkan keluarganya ada yang sudah mencoba dan berhasil. Langkah yang perlu diambil ketika menyikapi hal seperti ini adalah dengan menelusuri terlebih dahulu bahan produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak, berbahaya atau tidak.Jika masih ragu, konsultasikan sama ahli kesehatan atau dokter. Karena, yang menyangkut masalah obat, suplemet yang ada khasiatnya untuk kesehatan tubuh tidak diukur dengan mahal atau murahnya, kimia atau herbalnya karena setiap orang memiliki metabolisme tubuh yang berbeda-beda dan tentu hasil yang didapat akan berbeda juga. Kalau istilah umumnya obat itu cocok cocokan. Selagi bahan yang digunakan bukan dari bahan yang berbahaya dan layak dikonsumsi maka boleh-boleh saja dengan syarat jangan terlalu muluk-muluk terhadap hasil dan siap menanggung resiko kecewa apabila tidak membuahkan hasil. Lalu bagaimana dengan green coffee?. Mari kita bahas disini berdasarkan rangkuman dari berbagai sumber terpercaya dan juga fakta dari banyak orang yang telah mencobanya.

Baca juga : 6 Manfaat Smart Detox yang Harus Anda Ketahui

Pengertian Green Coffee.
Green coffee adalah extract biji kopi yang belum melalui proses penggongsengan atau roasting (kopi mentah). Aroma dan yang dihasilkan sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan kopi hitam yang kian banyak beredar dipasaran. Jenis tumbuhan yang dipercaya bisa membantu membakar lemak secara alami ini mulai banyak diketahui publik sejak acara bincang-bincang televisi Dr. Oz Amerika pada 2012. Menurutnya, kopi hijau yang belum melalui proses roasting ketika biji kopi tersebut disangrai, maka kandungan asam klorogeniknya berkurang, sedangkan biji kopi yang belum melalui proses pemanasan mengandung asam klorogenik yang kaya akan antioksidan serta mampu menurunkan tekanan darah dan berat badan.

Pro dan Kontra
Penelitan Dr. Oz, bahwa ekstrak biji kopi hijau dapat menolong orang-orang untuk menurunkan berat badan tanpa diet atau berolahraga. Menurut DR. OZ hal ini dibutikan kepada sebanyak 100 penonton wanita di studio berpartisipasi; setengah dari wanita menerima ekstrak biji kopi hijau, sedangkan yang lainnya menerima placebo. Oz dan rekannya melaporkan bahwa setelah dua minggu wanita yang meminum suplemen itu rata-rata berat badannya turun satu kilogram, sedangkan wanita yang meminum placebo kehilangan berata badan rata-rata 500 gram. Disisi lain seperti dilansir dari laman Everyday Health, sebuah studi pada Desember lalu menyatakan, tidak ada bukti mendukung dari ekstrak biji kopi hijau yang disebut sebagai ‘The Dieter Secret Weapon’ alias senjata rahasia diet.

Fakta Green Coffee di Indonesia
Berdasrkan fakta dari seorang seller Green Coffee Sindoro di Indonesia, tidak sedikit konsumennya yang berhasil setelah menkonsumsi green coffee. Mereka yang berhasil tetap harus dibarengi dengan gaya hidup sehat seperti olahraga dan mengatur pola makan. Ada juga sebagain konsumen yang sama sekali tidak merasakan khasiatnya .

Kesimpulan
Tidak peduli dari mana Anda mendengarnya, televisi atau dari teman, jika klaim penurunan berat badan terdengar terlalu menjanjikan, apalagi tidak diharuskan menjalankan pola hidup sehat seperti yang direkomendasikan para ahli, jangan mudah percaya. Jika ingin menurunkan beradat badan dengan cara menkonsumsi suplement atau herbal, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu sama ahlinya.